entah harus memulai tulisan ini dari sudut mana, entahlah aku pun bingung.
detik saat aku menulis ini, sungguh rinduku padamu sangat memuncak. tak bisakah kau lihat rindu nan tulus ini di sepasang mataku?
aku ingin memelukmu sangat erat saat ini, bahkan tak ingin aku lepaskan. aku ingin kamu merasakan degup jantung yang ku rasakan. aku tak ingin menyampaikan alunan rindu ini, aku takut, sungguh.
aku takut kau marah karena aku sudah sering ungkapkan rinduku...
aku takut kau akan larut dalam kejenuhan, aku sungguh takut.
tapi, tidakkah kau merasakan sayang?
ini bukan sekedar rindu 'kamu' . itu sebabnya rasa ini tak terobati hanya dengan bertemu, aku ingin kau mengerti sayang. ini bukan hanya sekedar rindu dirimu saja....
sayang. jika ini hanya rindu belaka, sungguh ini sudah terobati :''')
yang ku rindukan bukan hanya 'kamu' , melainkan ''puing puing" dirimu yg melengkapimu.. semua hal yg hingga membuatku sangat mencintaimu.
aku rindu kamu , kamu yg "aku rindukan"..
sudahkah kau mengerti maksudku?
tanyakan pada hatimu,
mengapa rindu ini tak terobati?
sungguh.. renungilah sayang, ingatlah dan mungin bukalah beberapa saksi bisu kita, seperti album album foto ataupun percakapan-percakapan kita dulu. renungilah hal hal yg telah & pernah kita lewati, walaupun itu hanya hal kecil. lalu pahamilah....
aku merindukan NYA :''''')
renungilah , rasakan dari hati kecilmu ..
kelak, aku yakin, lekas kau akan mengerti mengapa mata ini masih saja menyimpan rindu...
with love,
orang yg sangat merindukanmu :')
12.08.2014- 22:45 pm